Inflasi dan Time Value of Money

inflasi-dan-time-value-of-money

Arti sederhana dari inflasi adalah kenaikan harga barang dan harga jasa dalam suatu periode. Inflasi 3,13% tahun 2018 artinya di akhir tahun 2019 harga-harga barang dan jasa secara keseluruhan atau secara agregat di Indonesia naik 3,13% dibandingkan dengan harga di akhir tahun 2018.

Harga secangkir kopi di akhir 2018 sebesar Rp50.000 maka di akhir tahun 2019 telah naik menjadi Rp53.130. Jika di akhir 2018 dengan Rp100.000 dapat 1 unit suatu jenis barang, maka di akhir tahun 2019 uang senilai tersebut sudah tidak dapat lagi ditukar dengan 1 unit barang tersebut. Artinya nilai riil uang tersebut sudah tergerus oleh inflasi.

Tingkat inflasi di suatu daerah akan berbeda dengan daerah lain, demikian juga inflasi pertanian berbeda dengan pendidikan. Inflasi tahunan pendidikan secara rata-rata berada pada tingkat 4%, lebih tinggi dari tingkat inflasi gabungan atau agregat. Jika kita asumsikan biaya uang pangkal (tuition fee) untuk masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp10.000.000, maka 5 tahun yang akan datang naik menjadi Rp12.166.529. Perhitungan inflasi tahunan 4% selama 5 tahun tidaklah linear menjadi 20%, tetapi dihitung setiap tahun berdasarkan nilai tiap akhir tahun sampai dengan akhir tahun ke 5. Jika saat ini kita memiliki uang tunai Rp10.000.000 dan kita simpan saja di dalam laci lemari pakaian di rumah, maka 5 tahun yang akan datang nilainya hanya sekitar 82% dari nilai biaya pendidikan di saat itu.

Mengakali Inflasi dengan Investasi

Bagaimana caranya supaya nilai riil uang kita tidak tergerus oleh inflasi? Cara pertama adalah kita menambah kekurangannya dari sumber lain, misalnya dari uang gajian kita. Cara kedua adalah dengan cara menginvestasikan uang kita yang Rp10.000.000 tersebut di produk investasi yang menghasilkan lebih besar dari inflasi Pendidikan yang 4% tersebut. Cara ketiga adalah kombinasi cara pertama dan cara kedua.

Produk reksa dana dapat dijadikan pilihan utama agar uang kita tumbuh lebih besar dari tingkat inflasi. Menyimpan uang di tabungan yang bunganya kurang dari 1,0% per tahun ditambah lagi dengan biaya administrasi bulanan sekitar Rp10.000 sampai dengan Rp15.000 pertumbuhannya tidak akan pernah lebih besar dari tingkat inflasi, bahkan bisa saja menjadi kurang karena tergerus oleh biaya administrasi bulanan.

Di tanamduit kamu bisa memilih berbagai produk reksa dana untuk mencapai cita-citamu yang sesuai dengan profil risikomu. Cara berinvestasinya sangat mudah dan kamu dapat mencairkannya setiap kamu membutuhkannya.

 

#MH

Cek artikel perencanaan keuangan lainnya di sini.

Leave a Reply